abazizomar@gmail

Friday, 11 May 2012

Istilah-istilah khusus sastera


Genre
Antologi
Naratif
Hasil karya kreatif
Biodata/biografi
Sastera tradisional/klasik
Sastera moden
Prosa
Puisi
Novel
Drama
Cerpen
Tema
Pemikiran
Babak
Adegan
Setting
Citra/imej/latar/suasana/gambaran/keadaan
Sosial
Bentuk
Teknik
Aksi
Reaksi
Mesej/amanat/pengajaran/unsur didaktik/pesanan/perutusan
Dialog
Monolog
Gaya bahasa/unsur bahasa/stail penulisan/penggunaan bahasa/unsur keindahan/
kepuitisan/prosastik/stalistika/estetika
Jurus pandang/sudut pandangan pengarang
Suspen
Nilai moral/kemanusiaan/murni/akhlak/mulia/positif
Plot
Klimaks
Konflik
Imbas kembali
Iambas muka
Kronologi
Konotatif
Alkais
Puitis
Runs
Diksi
Semantik
Metafora
Personafikasi
Simile
Hiperbola/bombastik
Sinkof
Ambiguiti
Ironi
Apakop
Imej/simbo
Imajan
Inversi
Alusi
Anafora
Epifora
Responsif
Asonansi
Aliterasi
Aforisma
Paradok
Satira
Hybrid
Klise
Zeugma
Deviasi
Standard
Jargon
Melankolik
Patriotik
Sinis
Protes
Romantik
Formal
Kolokial
Forkial
Ambiguiti
Denotatif
Kiasan
Rangkap/bait/stanza
Jeda/sezura/pause
Bunyi
Rima
Balada
Elegi
Epigram
Imaginasi
Irama
Distikhon
Terzina
Kuatren
Kuintain
Nada
Ode
Oktaf
Prismatis
Septet
Sextet
Watak
Perwatakan
Terikat
Bebas
Diftong
Sinisme
Kontradiksi
Protagonis
Antagonis
Cereka
Dialek
Eksposisi
Epik
Mitos
Epilog
Episod
Prolog
Legenda
Panji
Novelis
Cerpenis
Dramatis
Realisma
Komidi
Tragedi
Absurd
Surprise/kejutan
Ketergantungan
Puitic justice/keadailan impian
Dan lain-lain









No comments:

Post a Comment